Turnamen Mini Soccer BONE CUP I ” Laga Final yang sangat seru Antara Tuan Rumah PS Arya fc vs Prima X bokape” Keluar Sebagai Juara 1 PS.Arya Setelah Menang Tipis 1-0 , Juara 2 diraih PS Prima Biringala’ x Bokape FC

Screenshot_20260521_214932_WhatsApp

Bajeng-Gowa-7menit.com– Pertandingan final turnamen mini soccer BONE CUP I di lapangan Romang Rappoa desa bone kec. bajeng kab.gowa berlangsung dramatis, selama 2×25 menit, Akhirnya PS Arya keluar sebagai juara setelah menang tipis oleh tim kuat PS Prima X Bokape dengan skor 1-0 Lewat gol semata wayang yang di lesakkan oleh striker PS Arya no.punggung 11 pada pertengahan babak kedua.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit Kasman tensi pertandingan sudah berjalan tinggi, Kedua tim saling jual beli serangan hingga memasuki pertengahan babak pertama belum juga tercipta gol bagi kedua tim, sampai akhirnya babak pertama usai skor masih sama kuat 0-0.

Memasuki babak kedua tempo permainan semakin cepat, Jual beli serangan terjadi namun rapatnya lini pertahanan kedua tim membuat skor masih imbang hingga memasuki pertengahan babak kedua, Akhirnya tim tuan rumah berhasil melesakkan gol pada menit ke- 10 babak kedua lewat kaki pemain bernomor punggung 11.

Ketua panitia pelaksana Muh Rafli menyatakan apresiasi atas jalannya turnamen mini soccer BONE CUP I yang sukses di ikuti 17 tim dari berbagai wilayah. Ia juga menegaskan bahwa tujuan utama turnamen ini bukanlah sekedar mencari pemenang, melainkan untuk mempererat tali silaturahmi dan sportivitas sesama pemuda, ucap ketua panitia.

Pembina PS Prima X Bokape sekaligus kepala desa biringngala Anwar sempat melancarkan protes keras kepada wasit Kasman, insiden bermula ketika salah seorang pemain PS prima berbenturan dengan pemain PS Arya pada akhir babak kedua, terlihat jelas pemain dari PS Arya melayangkan pukulan ke pemain PS Prima X Bokape, tapi wasit memberikan 2 kartu merah masing-masing kepada pemain tuan rumah PS Arya dan PS Prima X Bokape, merasa tidak puas atas keputusan wasit kasman, Joko (sapaan akrabnya) melakukan protes keras ke wasit, karena terlihat jelas hanya pemain tuan rumah yang melakukan pemukulan kepada pemain kami, tegasnya kepala desa biringngala.

Hasil kesepakatan Technical Meeting yg memukul lebih dulu Didiskualifikasi tetapi itu tentu susah dan tidak mungkin berani dilakukan wasit dan panitia kepada Tuan Rumah Arya hanya saja official Prima hanya meminta keringanan minimal skor dikurangi 1 kepada pihak pengadil namun justru insiden pemukulan ke pemain kami itu mutlak berbuah kartu merah, justru tanpa alasan jelas wasit memberikan juga hadiah kartu merah kepada pemain kami, padahal pemain kamilah yang dipukuli keputusan ini tentu sangat merugikan tim PS. Prima yang tentu saja berpeluang besar menyamakan skor 1-1 apabila secara Fair play wasit hanya mengusir pemain dari tim tuan rumah, tetapi itu lumrah terjadi dalam permainan sepakbola hanya saja kedepannya kami berharap kepada komite wasit sulsel khususnya gowa agar mengevaluasi perangkat wasit yang bertugas pada laga final kali ini.

Turut hadir pada partai final sore ini antara lain Ketua PSSI kab. Gowa Bpk H. Yanuar Iswandi, Kapolsek Bajeng Akp Abd Wahab Maulana, Sekcam Bajeng Lisan Shidqi S.STP, Kapolsek Barombong Iptu Chaidir, Kanit Intel Polsek Bajeng Ipda Mapparenta, PLT Kepala Desa Bone Hj.Masnaeni SKM.M.kes, Kepala Desa Biringngala Muh.Anwar Joko ,Ketua BPD Biringala Bang Master ,Ketua BPD Bokape H. Irwan dan staf Desa Bokape, Babinsa dan Bhabimkamtibmas desa bone.

Keluar sebagai juara pertama tuan rumah PS Arya Desa Bone mendapatkan hadiah piala dan uang tunai Rp. 6.000.000, PS Prima X Bokape Desa Biringala’ juara kedua mendapatkan piala dan hadiah tunai Rp.4.000.000, juara tiga bersama di raih PS. Cendana FC Tanetea dan PS. Lambengi masing-masing menerima piala dan hadiah uang tunai Rp. 5.000.000

 

Narasumber : denglira