Polda Kalsel dan Pertamina Jangan Tutup Mata Aktivitas SPBU.No.64.708.13 Panyipatan Suplai Mafia BBM Dan Pelangsir”Warga Geram”
Banjarmasin-kalsel–7menit.com-Maraknya aktivitas penimbunan BBM Subsidi didaerah Kalimantan selatan, Tim investigasi pencari fakta mencoba menelusuri beberapa SPBU yang diduga menjalankan praktik ilegal BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite kepada para oknum penimbun, salah satunya berada di kec.panyipatan kab.tanah laut.
Berdasarkan hasil pantauan tim media pada SPBU no.64.708.13 Panyipatan, terlihat ada beberapa mobil dump truk yang mengantri didepan SPBU untuk mengisi BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite, Senin 25 mei 2026.
Tim investigasi Pencari Fakta melihat ada beberapa pengisian BBM menggunakan jerigen, adapula sebuah mobil feroza yang kami temukan berada di dalam SPBU terparkir di posisi pengisian BBM jenis solar, menurut warga sekitar mobil feroza tersebut menjadi pelangsir utama BBM jenis solar dan pertalite, ucap salah satu warga sekitar SPBU.
Aktivitas penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite telah berjalan cukup lama, untuk memuluskan proses pengambilan BBM tersebut mereka menjalankan aktivitasnya pada saat larut malam hingga dinihari, untuk menghindari pantauan dari masyarakat setempat, ucap salah satu narasumber kami.
Kuat dugaan adanya kerjasama antara pihak pengelola SPBU dengan para oknum mafia BBM bersubsidi yang terindikasi menimbun BBM dalam skala besar, tim media kami juga berhasil memperoleh informasi bahwa ada salah satu rumah tepat didepan SPBU dicurigai jadi tempat penimbunan BBM.
Beberapa warga Panyipatan yang kami temui menyebut mobil feroza yang selalu berada didalam area SPBU adalah milik H.Adus Samad selaku oknum penimbun dan di ketahui memiliki hubungan keluarga dengan pemilik SPBU tersebut, ungkapnya.
Ketum Umum LPP SEGEL RI akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan pihak SPBU no.64.708.13 dan oknum penimbun H.Adus Samad yang telah bekerjasama dalam penyalahgunaan BBM jenis solar dan pertalite kepada pihak APH (aparat penegak hukum) serta pihak pertamina Patra niaga kalimantan selatan.
Khususnya polres tanah laut dan polda kalsel untuk menutup dan menyegel SPBU no.64.708.13 dan menangkap para oknum penimbun yang sudah merajalela di wilayah tanah laut, ujar ketua LPP SEGEL.
Di hubungi secara terpisah melalui telepon WhattsApp salah satu praktisi hukum Dr Muhammad Nur SH.MH, memberikan sorotan tajam terkait para mafia BBM, usut tuntas kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi sampai ke akar-akarnya di manapun wilayahnya.
Beliau juga menyampaikan kami sangat berharap kepada institusi kepolisian di indonesia, khususnya polres tanah laut dan polda kalsel serta pihak pertamina kalimantan selatan agar segera menindaki segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang telah meresahkan masyarakat, ujarnya.
Kami selaku tim investigasi media Pencari Fakta akan mengawal tuntas kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite yang menyeret SPBU no.64.708.13 dan para penimbun yang berada di kalsel, tutup segera SPBU Panyipatan dan tangkap mafia BBM H.Adus samad.
Hingga berita ini di tayangkan kami dari tim media pencari fakta belum bisa menghubungi H.Adus Samad dan pihak terkait, untuk meminta klarifikasi dan pernyataan resmi dari dugaan kerjasama pihak pengelola SPBU dan Mafia BBM.(*).
LAPORAN TIM.
