Mengendus Aroma “Budget Copy-Paste” di Proyek Lampu Jalan Dishub Gowa T.A. 2026

Screenshot_20260519_124327_Gallery

Sungguminasa7menit.com– Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gowa untuk Tahun Anggaran 2026 kini berada di bawah radar pengawasan publik. Pasalnya, ditemukan sejumlah kejanggalan mulai dari nilai pagu yang identik dengan tahun sebelumnya hingga indikasi pemecahan paket anggaran.

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang berhasil dihimpun redaksi, paket Pengadaan Lampu PJU dengan volume 106 unit dianggarkan sebesar Rp435.660.000. Menariknya, angka ini sama persis hingga digit terakhir dengan anggaran pada tahun 2025 untuk volume barang yang sama.

Ketua Yayasan Bantuan Hukum Masyarakat Indonesia Mandiri (YBH MIMI), Hadi Soestrisno, angkat bicara mengenai fenomena ini. Ia menilai adanya indikasi copy-paste budgeting atau penyusunan anggaran yang tidak akuntabel.

“Secara logika ekonomi, harga barang elektronik dan jasa instalasi selalu fluktuatif. Jika nilainya sama persis selama dua tahun berturut-turut, patut diduga tidak ada survei pasar yang riil. Ini hanya sekadar menyalin angka tahun lalu,” tegas Hadi.
Selain masalah pagu yang identik, YBH MIMI juga menyoroti pemecahan paket pengadaan. Proyek PJU ini terbagi dalam beberapa kode anggaran (MAK) yang berbeda, yakni pengadaan lampu, alat listrik pemasangan, hingga panel box, dengan total nilai mendekati Rp1 Miliar.

“Pemisahan paket ini sangat mencurigakan. Secara teknis, lampu, kabel, dan panel adalah satu kesatuan fungsi. Kenapa harus dipecah-pecah? Apakah ini strategi untuk menggunakan metode E-Purchasing demi menghindari transparansi tender yang lebih kompetitif?” tambahnya.
Hadi juga mengingatkan adanya risiko mens rea atau niat jahat jika pengadaan ini diarahkan untuk menguntungkan penyedia tertentu melalui sistem katalog elektronik yang spesifikasinya sudah “terkunci”.

Selaku PPK berinisial ( MDPR ) pada proyek pengadaan lampu PJU, yang mengatur segala bentuk perencanaan, dan penanggung jawab anggaran mantan kepala dinas perhubungan gowa berinisial (F), publik menanti pertanggung jawaban atas dugaan copy paste proyek lampu jalan T.A. 2026.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa belum memberikan keterangan resmi terkait alasan teknis di balik penetapan pagu identik dan pemecahan paket tersebut.

Editor : Dengli