Pelatihan Digital Marketing, Pemkab Murung Raya Dorong UMKM Perluas Pasar

IMG-20261012-WA0022

PURUK CAHU, 7Menit.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya, Kalimantan Tengah, terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan penjualan, serta memperkuat daya saing produk lokal.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Digital Marketing UMKM Tahun 2026 yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya, Lynda Kristiane, mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Senin (12/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Oktober 2026, itu turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Murung Raya, Roy Cahyadi.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menerapkan strategi pemasaran digital, mengelola usaha secara profesional, serta memanfaatkan berbagai platform teknologi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Dalam sambutan Bupati Murung Raya yang dibacakannya, Lynda Kristiane menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga harus didukung strategi pemasaran yang tepat dan pengelolaan keuangan yang tertib. Karena itu, pelaku usaha perlu membiasakan diri mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, modal usaha, hingga keuntungan agar perkembangan usaha dapat dipantau dan dikelola secara berkelanjutan.

“Pemkab Murung Raya berharap pelatihan ini dapat membantu UMKM memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ekonomi masyarakat demi mewujudkan Murung Raya Hebat, Semakin Maju, Semakin Sejahtera,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa jumlah UMKM di Kabupaten Murung Raya diperkirakan meningkat dari sekitar 7.000 menjadi 9.000 unit. Pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas produk, desain kemasan, pelayanan kepada konsumen, serta tata kelola usaha agar pelaku UMKM mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Untuk mendukung pemasaran, pelaku UMKM didorong memanfaatkan berbagai platform digital, seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop, sebagai sarana promosi sekaligus penjualan produk. Melalui pemanfaatan teknologi digital, produk lokal Murung Raya diharapkan tidak hanya dikenal di pasar lokal, tetapi juga mampu menjangkau konsumen di luar daerah.

Selain peningkatan kapasitas dan keterampilan pemasaran, Pemkab Murung Raya juga mendukung pengembangan UMKM melalui program Kredit Usaha Bersubsidi. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha sehingga mereka memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, perwakilan perbankan, serta narasumber yang menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran digital dan pengembangan usaha. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha secara lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan. (ptri).