Dina Maulidah Dorong Guru dan Pembina Pramuka Tingkatkan Kemampuan Public Speaking

1790006936612

PURUK CAHU, 7Menit.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, memberikan pelatihan public speaking kepada pendidik dan pembina kepramukaan di Aula Setda Gedung B Puruk Cahu, Senin (21/9/2026).

Dina mengatakan, kemampuan public speaking bukan sekadar teknik berbicara di depan umum, tetapi menjadi instrumen penting bagi guru dan pembina dalam menyampaikan pesan secara efektif.

“Kemampuan public speaking sangat penting untuk menyampaikan pesan, menginspirasi peserta didik, serta membangun kepercayaan diri di lingkungan satuan pendidikan,” kata Dina Maulidah saat menyampaikan sambutan.

Kegiatan tersebut diinisiasi untuk meningkatkan keterampilan komunikasi para guru dan pembina. Peserta berasal dari perwakilan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka, serta Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Murung Raya.

Menurut Dina, seorang guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi komunikator utama, baik di dalam kelas maupun di tengah masyarakat. Kemampuan berbicara yang baik, lanjutnya, dapat membantu peserta didik memahami materi pembelajaran dengan lebih mudah sekaligus meningkatkan motivasi belajar.

Sebagai pimpinan legislatif yang memiliki pengalaman sebagai presenter televisi dan pembawa acara, Dina menegaskan komitmen DPRD Murung Raya untuk terus mendukung berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, ilmu yang didapat seluruh peserta dapat langsung diimplementasikan oleh para guru dan pembina di sekolah masing-masing, sehingga mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih dinamis dan menyenangkan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan Public Speaking Guru dan Pembina Hebat Memukau 2026, Misran, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi komunikasi dan keterampilan mengajar para guru, khususnya dalam menyampaikan materi pembelajaran secara efektif, menarik, dan inovatif.

Misran menjelaskan, pelatihan dilaksanakan selama dua hari, yakni 21–22 September 2026. Kegiatan tersebut didukung melalui anggaran dari organisasi penyelenggara, yakni PGRI dan KGBN, Kwarcab Murung Raya, serta sumber pendanaan lain yang sah.

“Atas nama panitia, saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Pelatihan diikuti 102 peserta yang terdiri atas guru dan pembina pramuka,” pungkasnya. (ptri).